Penulis pemula dan baru mengenal dunia bloging biasanya mendapat permasalahan yang mendasar. Permasalahan tersebut adalah menentukan tema dan kata-kata yang menarik minat baca. Sedangkan kesulitan lain seperti dalam hal kosa kata atau tata bahasa sebenarnya bisa disikapi lewat kamus, google translate atau software penerjemaah seperti transtool.
Kesulitan yang sebenarnya justru tidak tahu apa yang mau ditulis! Jika hanya karena kita kurang mengetahui 'product knowledge', ini masih bisa diselesaikan dengan membuka situs resmi produk atau jasa yang akan di-review.Namun, apakah setelah kita mengetahui produk / jasa yang akan di-review permasalahan selesai? Belum tentu. Konten review yang kurang menarik dan tidak memenuhi keinginan advertiser bisa menyebabkan review yang kita sodorkan ditolak (rejected). Advertiser menginginkan sebuah review yang wajar dan natural di mata umum.
Berikut ini saya paparkan sistematika menulis review yang biasa saya lakukan. Memang pada dasarnya adalah pelajaran Bahasa Indonesia yang telah kita dapatkan sewaktu duduk di bangku sekolah. Mungkin karena kita terlalu napsu mengejar pendapatan yang akan kita dapatkan membuat kita lupa poin apa saja yang bisa membuat tulisan kita diterima.
Ada 5 bagian dalam menulis sebuah review.
1. Pendahuluan
Pada bagian ini tulis mengapa Anda menulis produk / jasa 'X'. Ingat! Jangan tulis bahwa Anda sedang menulis sebuah review. Jika Anda akan mereview 'ngeblog dengan blogger', ceritakan saja bagaimana Anda tadinya ngeblog dengan wordpress kemudian beralih ke blogspot.
2. Latarbelakang
Pada bagian ini silahkan tulis tentang produk atau jasa yang akan di-review. Produksi siapa, milik siapa, bekerjasama dengan siapa, kapan mulai beroperasi dan sebagainya.
3. Keunggulan
Bagian ini menuliskan keunggulan produk atau jasa yang kita review. Sumbernya bisa dari 'product knowledge' yang ada pada website atau testimoni dari orang lain. Bisa juga dari sisi pandang kita sendiri.
4. Kekurangan
Agar terlihat berimbang, kita juga bisa menuliskan satu kekurangan dari produk atau jasa yang kita review. Namun jangan menulis kekurangan yang mayor. Tuliskan saja kekurangan umum yang juga banyak dimiliki oleh produk atau jasa sejenis.
5. Kesimpulan
Pada bagian pamungkas ini, kita wajib membuat kesimpulan sekaligus ajakan untuk menggunakan produk atau jasa, mengajak membuka website resmi produk/jasa yang kita review. Di sini juga kita bisa menulis keputusan kita untuk menggunakan produk atau jasa yang kita review.
Kesulitan yang sebenarnya justru tidak tahu apa yang mau ditulis! Jika hanya karena kita kurang mengetahui 'product knowledge', ini masih bisa diselesaikan dengan membuka situs resmi produk atau jasa yang akan di-review.Namun, apakah setelah kita mengetahui produk / jasa yang akan di-review permasalahan selesai? Belum tentu. Konten review yang kurang menarik dan tidak memenuhi keinginan advertiser bisa menyebabkan review yang kita sodorkan ditolak (rejected). Advertiser menginginkan sebuah review yang wajar dan natural di mata umum.
Berikut ini saya paparkan sistematika menulis review yang biasa saya lakukan. Memang pada dasarnya adalah pelajaran Bahasa Indonesia yang telah kita dapatkan sewaktu duduk di bangku sekolah. Mungkin karena kita terlalu napsu mengejar pendapatan yang akan kita dapatkan membuat kita lupa poin apa saja yang bisa membuat tulisan kita diterima.
Ada 5 bagian dalam menulis sebuah review.
1. Pendahuluan
Pada bagian ini tulis mengapa Anda menulis produk / jasa 'X'. Ingat! Jangan tulis bahwa Anda sedang menulis sebuah review. Jika Anda akan mereview 'ngeblog dengan blogger', ceritakan saja bagaimana Anda tadinya ngeblog dengan wordpress kemudian beralih ke blogspot.
2. Latarbelakang
Pada bagian ini silahkan tulis tentang produk atau jasa yang akan di-review. Produksi siapa, milik siapa, bekerjasama dengan siapa, kapan mulai beroperasi dan sebagainya.
3. Keunggulan
Bagian ini menuliskan keunggulan produk atau jasa yang kita review. Sumbernya bisa dari 'product knowledge' yang ada pada website atau testimoni dari orang lain. Bisa juga dari sisi pandang kita sendiri.
4. Kekurangan
Agar terlihat berimbang, kita juga bisa menuliskan satu kekurangan dari produk atau jasa yang kita review. Namun jangan menulis kekurangan yang mayor. Tuliskan saja kekurangan umum yang juga banyak dimiliki oleh produk atau jasa sejenis.
5. Kesimpulan
Pada bagian pamungkas ini, kita wajib membuat kesimpulan sekaligus ajakan untuk menggunakan produk atau jasa, mengajak membuka website resmi produk/jasa yang kita review. Di sini juga kita bisa menulis keputusan kita untuk menggunakan produk atau jasa yang kita review.
sumber:
http://sibaho.blogspot.com/2010/01/cara-menulis-review-yang-efektif-untuk.html
http://sibaho.blogspot.com/2010/01/cara-menulis-review-yang-efektif-untuk.html
lumayan...........
BalasHapushttp://reikz.blogspot.com/
bahasanya kaku banget y....
Hapusmakasih kunjungannya...
terimakasih infonya
BalasHapusasyik.saya bangett. hehe terimakasih infonya ^^
BalasHapussee me: nurrohmahblogger.blogspot.com
artikel bagus.
BalasHapuskunjungi juga yah : fadlybleweran.wordpress.com
makasih bro, bermanfaat ilmunya http://www.almairafashion.com
BalasHapusthanks gan ilmunya
BalasHapusvisit my new blog : http:www.uang-dollar.tk
trims infonya gan lagi belajar nih
BalasHapushttp://www.samsungportal.tk
keren sob
BalasHapus
BalasHapusJOIN Di AGEN247.com : Bonus New Member 10%, Harian 5%| CashBack 5% | Rollingan Casino 0.8% & Slot 0.5%, Refferal 3% | BBM : 5EFDC11F | Agen Bola Online Agen247
Agen Bola Online Terpercaya
Agen Judi Online
Casino Online Indonesia
Sabung Ayam Online
Situs Bola Online
wah artikelnya mantap bro, saya juga lagi belajar jadi content writer.
BalasHapusNoviyanto
Noviyanto
Noviyanto